August 24, 2016

Menilik Sejarah Kemerdekaan melalui Foto Jurnalistik Antara

pameran foto jurnalistik antara

Kunjungan ke Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara sebenarnya bukan sebuah kesengajaan. Kebetulan Minggu siang, gue, Ayu, dan Ulfa baru saja beli catokan rambut di Pasar Baru. #KibasRambutPentin. Saat mau balik ke parkiran, Ayu berhenti di depan sebuah bangunan tua bergaya kolonial yang di depannya ada beberapa karangan bunga dan tulisan banner sebuah event pameran foto. Kami sempat terdiam sejenak memperhatikan tulisan tersebut sampai mata kami menemukan kalimat 'free of charge', barulah kami berani memasuki bangunan itu. Radar gratisan rupanya sangat kuat diantara kami bertiga. Hahaha

museum dan galeri foto jurnalistik antara di jakarta

Begitu masuk, sudah ada orang yang menyambut kami di meja registrasi. Satu persatu dari kami dipersilahkan mengisi buku tamu dan diberikan souvenir berupa poster. Sampai sekarang pun masih bingung mau pajang dimana poster itu.

museum dan galeri foto jurnalistik antara di jakarta
museum in jakarta
museum yang ada di jakarta
museum dan galeri foto jurnalistik antara
museum yang bisa foto-foto di jakarta
historical place in jakarta for free

Suasana siang itu cukup sepi. Di dalam ruangan galeri saat pertama kali kami datang hanya ada kami bertiga, meskipun gak lama kemudian baru mulai berdatangan pengunjung lain. Mulai dari anak kecil, orang dewasa, remaja, sampai turis asing juga ada.

pameran foto kemerdekaan di jakarta
pameran foto kemerdekaan di jakarta
pameran foto kemerdekaan di jakarta
free things to do in jakarta indonesia
free things to do in jakarta indonesia
museum in jakarta for free
museum gratis di jakarta
museum gratis di jakarta

Rupanya dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71, kantor berita Antara bekerja sama dengan Museum Bronbeek, Antara Foto, dan Arsip Nasional Republik Indonesia menyelenggarakan pameran foto dan peluncuran buku berjudul 71th RI Bingkisan Revolusi di Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara. Di dalam museum itu berisi banyak sekali foto-foto hasil karya jurnalistik Antara pada jaman perang dan kemerdekaan dulu. Ada juga beberapa foto yang didatangkan langsung dari Belanda, loh! Semua foto berwarna hitam putih dan ada juga yang sephia. Terus terang gue kagum dengan hasil karya para jurnalist yang pada masanya mungkin hanya baru ada kamera seadanya dan belum secanggih seperti sekarang. Lumayan banyak juga foto-foto yang belum pernah gue lihat di buku-buku sejarah pada umumnya.

museum sejarah yang ada di indonesia
museum sejarah yang ada di indonesia
barang-barang antik jurnalistik yang dimuseumkan
galeri foto di jakarta
recommended museum in jakarta

Di lantai dua ada display beberapa barang antik seperti mesin tik dan mesin cetak. Itupun kalau gak salah ya, karena gue gak melihat ada keterangan barangnya jadi hanya menerka saja. Kami bertemu salah seorang (yang mungkin bisa dibilang) pengelola. Beliau menyuruh kami untuk mendownload aplikasi Histori Masa Depan. Setelah berhasil didownload, hp diarahkan ke salah satu foto yang ada di ruangan tersebut dan muncul beberapa foto di layar hp. Foto pertama menampilkan foto saat pembacaan proklamasi, lalu setelah digeser ke foto selanjutnya ternyata ada beberapa foto yang diambil pada saat yang sama namun dengan angle yang berbeda. Foto-foto tersebut pun belum pernah gue lihat sebelumnya. Keren deh pokoknya! Aplikasi ini baru tersedia di android saja, semoga ke depannya bisa diakses di iOs juga supaya bisa menambah jangkauannya.

recommended museum in jakarta
recommended museum in jakarta

Overall, gue suka dengan kunjungan dadakan kali ini. Mungkin karena pada dasarnya gue suka museum dan sejarah, serta hal-hal yang berbau vintage, jadi betah kalau ke tempat-tempat seperti itu. Selain bisa menambah pengetahuan, juga bisa foto-foto tentunya. Tapi yang perlu diingat, hasil karya yang ditampilkan jangan disentuh karena takut akan merusak kualitasnya. Gak ada salahnya mampir ke Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara ya kalau sedang berkunjung ke Jakarta, khususnya di daerah Pasar Baru. Lokasinya mudah ditemukan, berada di Jalan Antara 59 Pasar Baru, Jakarta Pusat. Gak jauh dari gerbang Pasar Baru kok. Happy Wandering!





FOLLOW ME HERE


  TWITTER || INSTAGRAM || GOOGLE+

August 23, 2016

Napak Tilas Pesona Tanjung Bira

cerita perjalanan ke pantai tanjung bira sulawesi selatan

Bicara mengenai tempat-tempat indah di Indonesia, pasti tidak akan cukup seharian bahasnya. Cita-cita untuk keliling nusantara dan menikmati keindahan Indonesia sepertinya memang harus dipupuk perlahan dan dicicil satu persatu, karena Indonesia itu luas sekali dengan jumlah pulau sekitar 17,000 yang tersebar di seluruh penjuru nusantara dari Sabang sampai Merauke. Tentunya semua itu butuh ekstra waktu dan biaya.

Berhubung belum bisa menjelajahi semua area di Indonesia, setidaknya ada satu tempat yang sudah pernah gue datangi dan meninggalkan jejak berkesan di memori gue. Tanjung Bira, sebuah kawasan pantai cantik yang terletak di Sulawesi Selatan. Gak heran kalau Tanjung bira menjadi salah satu primadona dan unggulan pariwisata di Sulawesi Selatan. Meskipun begitu, ternyata belum semua orang yang telah mengetahui tempat ini, pernah mengunjunginya.

tiket pesawat airpaz

Beruntung gue sudah pernah ke sana pada tahun 2014. Tiket pesawat gue beli melalui airpaz karena jika dibandingkan dengan situs booking online lain, hanya airpaz yang menawarkan diskon harga termurah. Waktu tempuh dari Jakarta ke Makassar sekitar 3 jam dengan perbedaan selisih waktu 1 jam. Gue berangkat dengan menggunakan Sriwijaya Airlines dan pulang dengan Lion Air. Ada banyak pilihan maskapai yang menjangkau Makassar, karena kota ini merupakan salah satu kota transit yang sering dilalui jika ingin ke Indonesia bagian timur lain. Selain kedua maskapai yang gue gunakan tersebut, ada juga Citilink dan Batik Air yang bisa menjadi pilihan.

tanjung bira

Ada dua cara umum untuk sampai ke Tanjung Bira dari Makassar. Pertama dengan naik angkutan umum berupa mobil pribadi yang berplat kuning dari terminal Malengkeri, dan yang kedua adalah dengan menyewa mobil. Gue lebih memilih cara kedua karena lebih praktis dan nyaman. Perjalanan dari Makassar menuju Tanjung Bira memakan waktu sekitar 5 jam. Tidak sulit untuk sampai ke sana karena akses jalanan yang sudah bagus dan papan petunjuk yang cukup jelas. Kalaupun masih kurang jelas, tinggal tanya saja ke penduduk setempat. Orang-orang Indonesia kan terkenal ramah, pasti mereka akan dengan baik hati memberitahu.

sunset di tanjung bira

Begitu mobil sampai di kawasan Tanjung Bira, kami diwajibkan membayar retribusi masuk kawasan tersebut sebesar Rp. 10,000. Gue dan teman-teman sudah tidak sabar dan segera berlari menuju ke pantai. Sore itu mata kami berhasil dipukau oleh keindahan matahari terbenam di Pantai Tanjung Bira. Sungguh indah ciptaanNya, kami hanya bisa diam menikmatinya sambil sesekali mengabadikannya dengan kamera. Ketika matahari sudah tidak lagi terlihat, kami tidak langsung beranjak dari situ, karena masih ada momen blue hour yang sayang untuk dilewatkan.

jernihnya air di tanjung bira

Oh iya, salah satu hal yang membuat Tanjung Bira unik adalah struktur pasir pantainya yang sehalus tepung dan warnanya yang putih bersih. Kalau matahari sedang cerah, maka air laut akan memperlihatkan gradasi dari bening hingga toska di sekitar pinggir pantai.

pengalaman menginap di amatoa resortpantai bagus di sulawesi selatan

Tidak jauh dari Pantai Tanjung Bira, ada juga pantai yang tidak kalah bagus. Namanya Pantai Bara. Sepintas dari namanya saja mirip, mengundang rasa penasaran untuk membandingkan seperti apa rupanya. Suasana di Pantai Bara lebih sepi dan tenang, tidak tampak pedagang yang berjualan di pinggir pantai sama sekali. Jarak bibir pantai pun lebih luas. Satu yang pasti sih, Pantai Bara sama-sama cantik!

pantai bara
Pantai Bara

Kehidupan pariwisata di kawasan Pantai Tanjung Bira belum begitu ramai dan tidak banyak aktivitas yang dilakukan, maka pilihan untuk menyebrang ke Pulau Liukang Loe menjadi salah satu alternatif menarik yang bisa dilakukan di sana. Pulau Liukang Loe hanya berjarak sekitar 15 menit dari Pantai Tanjung Bira dengan menggunakan perahu. Harga sewa perahunya hanya berkisar Rp. 500,000 sudah termasuk alat snorkeling dan pelampung.

pulau liukang loe
dermaga di pulau liukang loe

Pulau Liukang Loe agak sedikit berbeda dari Tanjung Bira, namun bukan berarti tidak istimewa. Di dalam pulau terdapat beberapa rumah penduduk asli yang berbentuk rumah kayu panggung, dan ada sebuah dermaga kayu yang fotogenic juga loh!

penangkaran penyu di tanjung bira

Pesona alam bawah laut di sekitar pulau ini juga keren, jadi tidak heran kalau banyak perahu yang berhenti tidak jauh dari Pulau Liukang Loe. Ada juga tempat penangkaran penyu yang berbentuk rumah terapung di tengah laut Kita bisa berenang langsung bareng penyu besar dan memberinya makan. Seru banget!

pulau liukang loe

Perjalanan ke Tanjung Bira kali itu meninggalkan cerita manis. Sejak saat itupun gue jadi semangat untuk eksplor Indonesia lebih banyak lagi, karena Indonesia itu cantik sekali dan kecantikannya itu bakal buat kita ketagihan.

tiket pesawat ke aceh melalui airpaz

Gue berharap cita-cita keliling nusantara dari Sabang sampai Merauke bisa segera terlaksana. Sabang, salah satu kota di Aceh yang berada di paling barat Indonesia akan menjadi cerita seru lain yang akan gue bagikan jika berhasil dapat tiket gratis dari Airpaz. Kebanyakan orang Indonesia berpikir bahwa jawaranya wisata pantai dan bahari ada di Indonesia timur, tapi belum banyak pula yang menyadari potensi salah satu wisata yang dimiliki Pulau Sumatera ini juga tidak kalah bagus dari pantai-pantai yang ada di wilayah Indonesia timur. Hal itulah yang membuat gue semakin penasaran ingin membuktikannya langsung. Batik Air merupakan maskapai yang akan gue pilih untuk terbang ke Banda Aceh, karena jujur gue belum pernah naik maskapai itu dan sudah sering mendengar kualitas baik yang diberikannya. So let's pack your bag and explore Indonesia!



FOLLOW ME HERE
  TWITTER || INSTAGRAM || GOOGLE

August 19, 2016

Pengen Kulit Cantik dan Sehat? Ikuti Tips Ini, Ladies!

Salah satu hal yang rutin saya lakukan selagi ada waktu lowong di kantor ataupun saat perjalanan ke kantor adalah membaca artikel-artikel yang ada di http://qubicle.id. Pilihan topik nya cukup beragam dan informatif. 

By the way, Qubicle merupakan percampuran antara social media dengan content creation platform. Jadi dengan kata lain Qubicle menjadi jembatan penghubung buat kamu yang suka berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki passion yang sama, dan mengkreasikan minatmu itu melalui Qubicle. Kalau suka nonton tv, pasti sudah cukup familiar dengan iklannya sering muncul di layar kaca belakangan ini.

Beberapa waktu lalu saya menemukan artikel yang cukup bermanfaat buat para wanita nih:

Kulit sehat adalah salah satu hal yang jadi perhatian para wanita, khususnya bagi yang sebagian besar waktunya dihabiskan di dalam ruangan berAC dan begitu keluar ruangan langsung terkena paparan sinar matahari langsung. Hal ini juga yang saya alami setiap hari. Tulisan yang dibuat oleh Widya Amelia tersebut, menurut saya sangat layak untuk dibagikan karena sangat bermanfaat.

Langsung saja yuk kita simak tips apa saja yang bisa membuat kulit cantik dan sehat berikut ini.


  1. Dimulai dari bangun tidur biasakan kamu minum air putih yang banyak. Hal ini terlihat mudah tapi pada kenyataannya seberapa sering kita skip hal ini? Kebanyakan para wanita lebih memilih untuk berkutat dengan gadgetnya ketika bangun tidur ketimbang minum air putih. Menurut Widya Amelia, cobalah untuk minum air putih minimal 2 gelas saat bangun tidur. Kebiasaan baik ini selain bisa untuk mengeluarkan racun dari tubuh, juga bisa membuat kamu awet muda.
  2. Mandi air hangat dilanjutkan air dingin. Ternyata mandi air hangat setiap hari tidak bagus untuk kulit kita loh, karena bisa membuat pori-pori kulit jadi membesar dan kulit kamu akan kering. Namun jika kamu belum terbiasa mandi dengan air dingin, coba biasakan setelah mandi dengan air hangat kemudian dilanjutkan dengan air dingin. Hal ini berguna untuk mendetoksifikasi tubuh kamu.
  3. Cuci muka kamu sebelum tidur, dan pagi hari/sebelum beraktivitas. Kulit kamu juga butuh istirahat. Untuk itu biasakan membersihkan wajah sebelum tidur karena puncak terjadinya regenerasi kulit adalah pukul 10 malam. Di pagi hari juga kamu harus membiasakan mencuci wajah sebelum beraktivitas agar minyak alami yang diproduksi oleh kulit di malam hari dapat dibersihkan. Dalam kondisi bersih, kulit wajah akan lebih mudah menyerap tabir surya yang kamu oleskan sebelum beraktivitas.
  4. Kompres dengan es batu. Mengompres wajah dengan es batu setelah mencuci muka dapat membantu memperkecil pori-pori dan mengontrol produksi minyak, juga dapat mencegah penuaan dini dan munculnya keriput.
  5. Mendisiplinkan tangan. Biasakan menyentuh wajah dalam keadaan tangan yang bersih. Karena terkadang kita tidak menyadari telah menyentuh barang atau sesuatu yang ada banyak bakterinya, seperti uang atau handphone. Hal ini bisa mencegah tumbuhnya jerawat.

Nah itu dia 5 tips bermanfaat yang bisa kita praktekkan di rumah dan tanpa biaya sama sekali. Sangat berguna kan, ladies? Kalau kamu mau mendapatkan tips-tips maupun informasi berguna lainnya, silahkan cek langsung ke Qubicle.

Facebook  : Qubicle
Twitter     : @Qubicle_id
Instagram : @Qubicle_id
Youtube    : https://www.youtube.com/channel/UCXyUiI8vNTrFRzOk77jid7g


August 16, 2016

Bandung Juga Punya Onsen

bandung juga punya onsen

 Onsen yang kalau diartikan dalam bahasa Indonesia adalah pemandian air panas. Sebenarnya di Indonesia sudah banyak pemandian air panas, tapi ada satu di Bandung tepatnya di Lembang yang berbentuk mirip seperti onsen di Jepang.

air terjun maribaya
ada apa saja di maribaya natural hot spring resort
maribaya natural hot spring resort
tempat makan di maribaya natural hot spring resort lembang
jembatan iconic di maribaya natural hot spring resort lembang

Beberapa tahun ke belakang ini objek wisata Maribaya merombak dirinya habis-habisan. Sekitar tahun 2005 yang lalu gue sudah pernah ke objek wisata air terjun Maribaya, namun saat itu gue gak terkesan sama sekali karena bentuknya yang biasa aja dan mirip dengan curug-curug pada umumnya. Setelah direnovasi dan namanya menjadi Maribaya Natural Hot Spring, gue baru menyempatkan diri ke sana weekend lalu.

jembatan di maribaya

Gue takjub. Semua memori 'biasa' gue beberapa tahun silam sama sekali gak tampak dalam wujud Maribaya sekarang. Semua berubah total menjadi lebih modern dan menarik sekali. Mulai dari pintu masuknya yang sudah seperti objek wisata kekinian di Lembang lainnya, hingga beberapa atraksi yang ada di dalamnya.
wisata keluarga di lembang bandung
air terjun maribaya bandung
twig cafe di maribaya natural hot spring resort
Twig Cafe

Honestly, air terjun Maribaya ini biasa aja sih bentuknya. Bukan tipikal air terjun yang jatuh dari ketinggian gitu. Kalau menurut gue malah kayak air grujukan yang besar aja. Tapi pengelolanya membuat agar tampak lebih menarik, maka dibangunlah Twig Cafe yang menghadap langsung ke air terjun ini. Jadi kita bisa makan ala-ala cafe fancy sambil melihat pemandangan air terjun tersebut. Kebetulan saat itu cafenya sedang ada private gathering jadi gue gak nyobain makan di sana.

pemandian air panas di maribaya
pemandian air panas di maribaya bandung

Nah yang mau gue bahas di sini sebenarnya adalah pemandian air panasnya. Mungkin belum banyak yang tahu kalau ternyata di Maribaya ini ada pemandian air panas yang bentuknya mirip sekali dengan onsen yang ada di Jepang. Mandi air panas ini cocok sekali setelah lelah seharian beraktivitas, karena berguna untuk mengendorkan urat yang tegang serta melancarkan peredaran darah. Selain itu juga bagus untuk kulit, karena belerang yang terkandung di dalamnya dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit kulit.

harga paket mandi air panas di maribaya
pengalaman di maribaya natural hot spring resort

Pada umumnya bentuk pemandian air panas yang ada di Indonesia terkesan biasa saja, tapi di sini menurut gue sangat menarik. Kita bisa rileksasi berendam air panas sambil melihat pemandangan air terjun. Apalagi udara Lembang yang terkenal sejuk, pasti segar banget rasanya.

onsen di bandung
pemandian air panas di bandungada onsen di bandung

Untuk bisa menikmati fasilitas pemandian air panas ini, pengunjung cukup merogoh kocek sebesar 90k Idr per orang. Namun jika ingin sekalian menikmati menu makan siang berupa ikan atau ayam goreng/bakar beserta lalapannya, kita bisa ambil paketan seharga 115k Idr. Sementara harga tiket masuk ke dalam Maribaya ini sebesar 35k Idr. Kita juga dapat air mineral yang bisa langsung ditukarkan begitu membeli tiket masuk. Menurut gue harga tersebut cukup reasonable.

fasilitas di maribaya natural hot spring resort
fasilitas di maribaya natural hot spring resort
playground di maribaya bandung

Maribaya Natural Hot Spring Resorts ini sangat ideal untuk liburan keluarga. Ada arena permainan untuk anak kecil juga. Dijamin betah deh kalau bawa krucil-krucil. Foto spotnya juga banyak, pastikan baterai kamera dan handphone kalian dalam keadaan full. Hanya sayang signal hp kurang bagus di sana. Gue pakai XL, dan lebih memilih untuk turn off mobile datanya aja, karena sayang signal gak ada jadi boros baterai.

maribaya waterfall bandung

Cara menuju ke Maribaya Natural Hot Spring Resort ini cukup mudah. Kalau dari arah Lembang, jalan saja menuju Gunung Tangkuban Perahu. Nanti setelah melewati Pasar Lembang, pas di perempatan jalan, belok kiri dulu lalu putar balik dan langsung belok kiri. Sementara kalau dari arah Dago, bisa lewat Dago Giri. Jalan saja terus sampai ketemu Burgundy, nanti banyak papan petunjuk kok kalau sudah sampai situ. Gue rekomen lewat Dago aja karena gak pakai macet.

wisata keluarga di lembang bandung

Bagi gue Maribaya ini patut dikunjungi kalau sedang berada di Bandung, apalagi sama keluarga! Suasananya gak crowded seperti objek wisata di Lembang lainnya. Happy travelling!








FOLLOW ME HERE


  TWITTER || INSTAGRAM || GOOGLE+